Minggu, 11 Oktober 2015

Fakta-Fakta yang Luar Biasa dari Capung Biasanya

Setiap orang pasti sudah familiar dengan hewan capung. Mereka umumnya tinggal di lahan basah. meskipun mereka memiliki habitat biasa, capung memiliki karakteristik khusus yang berbeda dari serangga lainnya.




Mengapa mereka sebagian besar ada di lahan basah? Beberapa orang menyadari bahwa capung betina memiliki sesuatu untuk disembunyikan. Mereka menyamarkan larva mereka (dikenal sebagai bidadari) bawah air. Larva capung membutuhkan air untuk bertahan hidup, sehingga capung-capung dewasa selalu mencari habitat seperti kolam, sungai, dan rawa untuk bertelur. Telur diletakkan langsung ke dalam atau dekat air. Ketika mereka menetas, larva hidup di air, tidak seperti orang tua mereka.




Capung telah ada sejak sebelum dinosaurus. Capung kuno lebih besar dari zaman modern capung saat ini. Capung kuno memiliki lebar sayap sekitar dua kaki. Saat ini, capung terbesar dapat ditemukan di Amerika Selatan dan memiliki lebar sayap sedikit di atas 15cm. Modern capung memiliki bentuk mirip dengan nenek moyang mereka, hanya jauh lebih kecil.

Penglihatan capung sangat baik dibandingkan dengan serangga lain. Dua mata besar mereka terdiri dari ribuan lensa. Mereka juga dapat mendeteksi bahkan pergeseran sedikit setiap detik.


Capung juga memiliki sayap yang luar biasa. Empat sayap mereka dapat bergerak secara terpisah ke atas dan ke bawah serta depan dan belakang. Oleh karena itu, mereka bisa terbang seperti tidak ada serangga lainnya, lurus ke atas dan ke bawah dan ke belakang, berhenti, dan hover. Kecepatan mereka dari pesawat mencapai 30 mph.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar